Ijazah Nasional Tidak Perlu Dilegalisir

JAKARTA, IAIN KERINCI - Bimbingan Teknis (Technical Assistance) Penggunaan Aplikasi Penomoran Ijazah Nasional (PIN) dan Sistem Verifikasi Ijazah Secara Elektronik (SIVIL) Pada Perguruan Tinggi Agama, berlangsung hari ini, Senin (16/04) di Hotel Ciputra Jakarta.

Selain Kasubdit Pengakuan Kualifikasi Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan  Kemenristek Dikti, Dharnita Chandra. Materi juga disampaikan oleh Kasi Pengakuan Capaian Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Pembelajaran Kemenristek Dikti, Didi Rustam.

Didi mengatakan, salah satu kemudahan yang diberikan pemerintah bagi alumni perguruan tinggi yang sudah mememiliki nomor ijazah nasional, yakni tidak perlu dilegalisir. "Ijazah nasional tidak perlu dilegalisir seperti yang biasa dilakukan alumni selama ini," katanya.

Didi menambahkan, format nomor ijazah nasional hanya berupa angka tanpa huruf. Lima angka pertama merupakan kode program studi, diikuti tahun lulus sebanyak 4 digit dan nomor urut sebanyak 6 digit. "Jadi jumlah angka pada nomor ijazah nasional 15 digit," katanya.

Terakhir Didi mengatakan, aplikasi PIN dan SIVIL wajib digunakan perguruan tinggi pada tahun 2019 mendatang dan sekarang masih dalam proses penerbitan peraturan menteri. "Ditargetkan bulan Mei tahun ini permennya sudah keluar. Setelah terbit, ada waktu sekitar satu tahun untuk proses sosialisasi, hingga tahun 2019 sudah wajib digunakan" katanya.

Penulis: Ivan Sunata
Editor  : Jafar Ahmad

Berita Lainnya

12/12/2018

IAINKERINCI.AC.ID , JAKARTA - Jafar Ahmad resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Politik. Gelar itu didapat Jafar Ahmad usai... Selanjutnya

01/12/2018

IAINKERINCI, SUNGAIPENUH - Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Insitut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci, Dr.... Selanjutnya

15/11/2018

SUNGAIPENUH – Ratusan mahasiswa Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci, mengikuti seminar dengan tema “Peluang Usaha Kaum... Selanjutnya

17/10/2018

Sungai Penuh, Program Studi Bimbingan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Kerinci... Selanjutnya

,
15/10/2018

Sungai Penuh, Program studi Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Kerinci, Sabtu s.d Minggu (13-14/10)... Selanjutnya

,
13/10/2018

Sungai Penuh, Sebagai rangkaian dari Program Pendampingan Mahasiswa Baru, Program Studi Tadris Matematika, Sabtu (13/10)... Selanjutnya

,
08/10/2018

SUNGAI PENUH – Sebanyak 30 orang mahasiswa Institut Agama Islam Negeri Kerinci mengikuti Praktikum Peradilan Agama di Pengadilan Agama Sungai... Selanjutnya

,
04/10/2018

Sungai Penuh, Sebanyak 200 mahasiswa Program Studi Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Kerinci,... Selanjutnya

26/09/2018

Jakarta (Kemenag) --- Kementerian Agama hari ini, Selasa (25/09) merilis rincian formasi pada seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018... Selanjutnya

,
12/09/2018

IAINKERINCI.AC.ID, SUNGAI PENUH – Guna mengasah keterampilan berbahasa asing bagi dosen dan mahasiswa, Unit Pengembangan Bahasa (... Selanjutnya