Kandidat Profesor Pertama IAIN Kerinci

IAINKERINCI.AC.ID, SUNGAI PENUH – Salah seorang Dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci, Dr. Masnur Alam, M.Pd.I secara resmi terpilih menjadi penerima bantuan Program Akselerasi Guru Besar dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia tahun 2019. Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 6216 Nomor 2919 yang ditandatangani oleh PPK Diktis, M. Arskal Salim, GP dan disahkan  oleh Dirjen Pendis, Kamarudin Amin.

Seperti dilansir media daring MONITOR.CO.ID, Program akselerasi Guru Besar di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam merupakan sebuah program dengan ekspektasi yang membanggakan. Pasalnya, program ini telah melahirkan sejumlah guru besar (profesor) dari berbagai disiplin ilmu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagaman Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. M. Arskal Salim mengatakan, dari tahun ke tahun program ini telah mengalami kemajuan yang signifikan dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas dan kuantitas pendidik (dosen) terutama di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri.

“Realitas ini bisa dilihat dan dibuktikan dalam program bantuan akselerasi Guru Besar di tahun ketiga (tahun 2018), boleh dibilang determinasi program ini dalam melahirkan Guru Besar sangatlah nyata, bahkan bisa dibilang telah memenuhi ekspektasi yang luar biasa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, di tahun 2018, Diktis menargetkan dalam kurun waktu kurang lebih satu tahun program akselerasi tersebut telah menghasilkan sejumlah artikel atau karya ilmiah yang mampu menembus Jurnal Internasional Bereputasi.

Bahkan, dari 22 orang peserta yang mengikuti program ini telah melahirkan Guru Besar sebanyak 15 orang. Arskal menyebutnya sebagai sebuah ekspektasi yang fantastis dan perlu diapresiasi. Bahkan, bila perlu jumlah dan sasarannya ditingkatkan lebih besar lagi.

Lebih lanjut, Prof. Arskal mengucapkan selamat kepada para peserta Program Akselerasi Guru Besar yang telah menyandang predikat Guru Besar dan terima kasih atas kerja keras dan keseriusannya menjalankan program ini, juga kepada mitra Kementerian Agama dalam hal ini University Putra Malaysia yang dimotori Prof. Jayakaran Mukundan.

Sebagai informasi program akselerasi Guru Besar Tahun 2018 Direktorat Pendidikan Tinggi bekerjasama dengan University Putra Malaysia dan dilaksanakan selama lebih kurang lebih 2 (dua) minggu di Malaysia.

Untuk tahun 2019 ini, menurut Dr. Syafi’i Kasubdit Ketenagaan, program akselerasi Guru Besar dilaksanakan melalui 2 (dua) skema: pertama skema dalam bentuk Pelatihan Penulisan dan Penerbitan Artikel (karya ilmiah) bidang ilmu ekonomi syariah/Islam yang ada di Fakultas Ekonomi Bisnis Islam PTKIN, kemudian skema yang kedua adalah pelatihan Penulisan dan Penerbitan Artikel (karya ilmiah) bidang ilmu sosial dan sains Perguruan Tinggi Kegamaan Islam Negeri.

Diharapkan dari program tahun 2019 ini, pertambahan dan pertumbuhan Guru Besar di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam akan terdistribusikan secara merata di semua fakultas, terutama Fakultas Ekonomi Bisnis Islam yang merupakan fakultas bungsu yang sampai saat ini boleh dibilang langka dalam pemenuhan guru besar.

Kandidat Profesor Pertama IAIN Kerinci

Dr. Masnur Alam, M.Pd.I membuka peluang bagi IAIN Kerinci untuk memiliki seorang Guru Besar atau Profesor, karena satu langkah lagi jabatan akademik tertinggi di dunia perguruan tinggi tersebut berhak disandang oleh dosen senior di IAIN Kerinci ini.

Untuk meraih gelar tersebut, Dr. Masnur Alam, M.Pd.I hanya tinggal menjalani program akselerasi dan mempublikasikan karya tulis ilmiahnya pada jurnal internasional bereputasi.

Selamat berjuang sang kandidat Profesor!

Tags: 
iainkerinci kerinci

Berita Lainnya

,
21/01/2020

Sungai Penuh (20/1) - Senin tanggal 20 januari 2020, dilaksanakan acara pelepasan mahasiswa PPL Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Kerinci.... Selanjutnya

,
12/12/2019

SUNGAI PENUH - HMJ Jurusan Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Kerinci mengadakan penggalangan dan untuk... Selanjutnya

,
30/11/2019

SUNGAI PENUH - Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) menggelar Workshop Penulisan Artikel... Selanjutnya

19/11/2019

IAINKERINCI.AC.ID, SUNGAI PENUH - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci tahun 2019 kembali menerima Calon Pegawai Negeri... Selanjutnya

Foto: Dharma Ferry, Foto: Dharma Ferry
28/09/2019

Sungai Penuh - Sabtu, tanggal 28 september 2019, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Kerinci mengadakan acara Seminar... Selanjutnya

28/09/2019

Sungai Penuh - 3 orang dosen IAIN Kerinci menjadi penerima bantuan penelitian, pengabdian pada masyarakat dan publikasi ilmiah Tahun Anggaran 2020... Selanjutnya

,
20/07/2019

IAINKERINCI, Malang - Kontingen IAIN Kerinci kembali meraih medali di ajang PIONIR IX Tahun 2019 di UIN Malang. Kali ini medali perak... Selanjutnya

,
18/07/2019

Kontingen Cabang Olahraga (Cabor) panjat dinding kembali mempersembahkan medali perak bagi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci di Pekan... Selanjutnya

18/07/2019

Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci yang diwakili oleh Wakil Rektor I, Drs. Bahrum Jalil M.Ag resmi melepaskan Kontingen IAIN... Selanjutnya

,
28/04/2019

SUNGAIPENUH – Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci, menyelenggarakan... Selanjutnya