Sungai Penuh — Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci kembali mencatatkan prestasi dalam penguatan mutu akademik. Berdasarkan Berita Acara Penetapan Hasil Akreditasi Jurnal Periode I Tahun 2025, lima jurnal ilmiah institusi tersebut berhasil meraih dan meningkatkan peringkat akreditasi Arjuna (SINTA) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Nomor 10/C/C3/DT.05.00/2025 tanggal 21 Maret 2025 tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2025. Dari lima jurnal IAIN Kerinci yang diakreditasi, dua di antaranya berhasil mempertahankan atau meningkatkan peringkat, sementara tiga jurnal lainnya meraih akreditasi perdana.
Berikut rincian capaian tersebut:
1. Indonesian Journal of Counseling and Development sukses reakreditasi naik ke Peringkat 3 Akreditasi Arjuna (Sinta).
2. Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah mempertahankan Peringkat 3 Akreditasi Arjuna (Sinta).
3. Takwil: Journal of Quran and Hadith Studies meraih akreditasi baru di Peringkat 4 Akreditasi Arjuna (Sinta).
4. Qawwam: The Leader's Writing juga memperoleh akreditasi pertama di Peringkat 4 Akreditasi Arjuna (Sinta).
5. Al Dzahab: Journal of Economics, Management, Business and Accounting sukses mengantongi akreditasi baru di Peringkat 4 Akreditasi Arjuna (Sinta).
Rektor IAIN Kerinci, Dr. Jafar Ahmad, M.Si., menyampaikan syukur atas pencapaian ini. “Alhamdulillah, kerja keras tim redaksi, dosen, peneliti, dan seluruh sivitas akademika membuahkan hasil yang membanggakan. Peningkatan akreditasi ini menjadi bukti komitmen kami dalam mendorong kualitas penelitian dan pengabdian berbasis keilmuan Islam yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Pencapaian ini dinilai menjadi momentum penting bagi IAIN Kerinci dalam memperluas kontribusi keilmuan, sekaligus mendukung visi pemerintah dalam membangun ekosistem riset nasional yang kompetitif. Dengan semakin banyaknya jurnal terakreditasi, diharapkan para akademisi dan peneliti muda memiliki wadah publikasi yang kredibel untuk menyebarluaskan temuan inovatif mereka.
- Log in to post comments
