SUNGAIPENUH-Program Kuliah Kerja Nyata (KKN)IAIN Kerinci berdampak positif kepada masyarakat. Dengan sistim KKN berbasis pemberdayaan masyarakat, mahasiswa langsung mempraktekkan teori yang didapat di kelas sebagai solusi permasalahan yang muncul ditengah masyarakat. Salah satunya, masalah branding produk UMKM yang masih kurang.
Salah satu mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kerinci, berhasil membantu perbaikan branding produk UMKM di desa Talang Lindung.
Eka Retno bersama rekannya, memberikan teori marketing mix untuk mengembangkan branding produk rakik yang sebelumnya sudah ada ditengah masyarakat.
"Kita membantu perbaikan packaging dengan membuatkan desain kemasan, dan logo produk," ungkapnya.
Tidak hanya itu, mahasiswa KKN juga membantu UMKM untuk memperluas pasar dengan memasukkan produknya ke marketplace, seperti Shopee, Bukalapak, dan sosial media instagram dan Facebook.
"Dengan kemasan yang menarik, dan dijual di marketplace, harapannya produk UMKM bisa diminati oleh masyarakat diluar Kota Sungai Penuh, apalagi saat ini proses pengiriman barang sudah tidak jadi kendala dengan adanya perusahaan pengiriman seperti JNE dan JNT," beber Eka.
KKN berbasis pemberdayaan masyarakat yang ditetapkan oleh Rektor IAIN Kerinci Dr Asaari MAg, baru pertama kali dilakukan di Sungai Penuh. Nantinya kumpulan laporan pengabdian yang dilakukan mahasiswa KKN ini akan dijadikan buku atau jurnal.
"Nantinya laporan KKN mahasiswa ini dikumpulkan, dan yang programnya sukses, akan disatukan dijadikan sebuah buku," ungkap Dr Ja'far Ahmad, Wakil Rektor II IAIN Kerinci beberapa waktu lalu saat pembekalan Dosen Pembimbing KKN. (*)
- Log in to post comments
