SUNGAI PENUH - Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci menggelar Dialog Kebangsaan bertema “Peran Pemerintah Daerah dalam Menyiapkan Arah Karier Mahasiswa Keguruan”, Selasa (16/12).
Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah pimpinan daerah Kabupaten Kerinci, di antaranya Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si dan Ketua DPRD Kabupaten Kerinci Irwandri, S.E., M.M sebagai pemateri utama. Dialog kebangsaan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor I IAIN Kerinci, Dr. Faizin, S.Ag., M.Ag. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul, khususnya mahasiswa keguruan, agar mampu menjawab tantangan dunia kerja yang terus berkembang.
Dr. Faizin juga menyampaikan bahwa IAIN Kerinci menargetkan transformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) pada tahun 2028. Oleh karena itu, dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kerinci dinilai sangat diharapkan.
“Menuju UIN bukan sekadar perubahan nama, tetapi peningkatan ke tingkat yang lebih tinggi. Kami sangat berharap kontribusi dan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kerinci,” ungkapnya.
Hal tersebut langsung direspons oleh Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si dalam pemaparan materinya. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung peningkatan kualitas serta kesiapan karier mahasiswa keguruan. Menurut Monadi, lulusan keguruan memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah, terutama dalam meningkatkan mutu pendidikan dan membentuk karakter generasi muda.
“Pemerintah daerah akan terus membuka ruang kolaborasi melalui program pendidikan, pelatihan, serta kebijakan yang berpihak pada pengembangan kompetensi calon pendidik,” ujar Monadi.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Kerinci Irwandri, S.E., M.M menyoroti peran legislatif dalam mendorong kebijakan pendidikan yang berkelanjutan. Ia menegaskan pentingnya regulasi dan penganggaran yang mendukung peningkatan kualitas lulusan keguruan, termasuk perluasan peluang karier di sektor pendidikan formal maupun nonformal.
“Dialog seperti ini menjadi wadah strategis untuk menyerap aspirasi mahasiswa dan dunia kampus,” tegasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dekan FTIK IAIN Kerinci, Dr. Eva Ardinal, M.Pd. Ia berharap dialog kebangsaan ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada mahasiswa keguruan terkait peluang dan tantangan dunia kerja.
“Mahasiswa diharapkan termotivasi untuk terus meningkatkan kompetensi akademik, profesional, serta karakter kepemimpinan, sehingga lulusan FTIK IAIN Kerinci siap beradaptasi, berinovasi, dan berkontribusi aktif dalam pembangunan pendidikan di Kabupaten Kerinci dan sekitarnya,” pungkasnya.
Riki - PUSAT MEDIA DAN PROMOSI
©2025 IAIN Kerinci
- Log in to post comments
