Dr. Ahmad Zuhdi, M.A. "Pendidikan Agama Bukan Second Class"

IAIN KERINCI – Membuka masa perkuliahan semester ganjil tahun ajaran 2017/2018, IAIN Kerinci melaksanakan kuliah umum dengan tema “Islam dan Tantangan Pendidikan Modern”. Acara bertempat di Auditorium Kampus 1 di Desa Koto Lolo Kecamatan Pesisir Bukit Kota Sungaipenuh, Jumat (15/9). “Terimakasih kepada panitia pelaksana, mudah-mudahan kerja kerasnya selama 3 hari ini mendapat ridha Allah SWT dan mohon kepada kita semua memperhatikan penyampaian materi dengan seksama.” Ujar Wakil Rektor I, Bahrum saat membuka acara. Narasumber kuliah umum, Dr. Ahmad Zuhdi , M.A. mengatakan, pendidikan agama selama ini sering dianggap second class. Padahal menurutnya pendidikan agama sangat penting dan tidak bisa dimarjinalkan. “Kalian jangan minder karena kuliah di IAIN, pendidikan agama bukan second class tapi first class. Ada hadis yang mengatakan, penundaan hari kiamat dilakukan jika masih ada diantara makhlus Allah (manusia, red) yang mencintai, mempelajari dan mengajarkan ilmu agama. Jadi kalian ini duta-duta Allah dan Rasulullah,” katanya. Umat Islam, lanjut Ahmad Zuhdi, jangan terperangkap dalam romantisme masa lalu dengan hanya membanggakan tokoh terdahulu seperti Ibnu Sina, Al Khawarizmi, dan lainnya. Yang harus dilakukan adalah berkaca pada masa lalu sembari memikirkan cara untuk mencari Ibnu Sina dan Al Khawarizmi baru agar bisa menjawab tantangan kemodernan. "Islam adalah agama yang senafas dengan kemodernan, bahkan Islam lebih dahulu maju dibandingkan Eropa dan Amerika," ujarnya. "Islam Indonesia adalah Islam wasathiyah atau Islam jalan tengah. Islam Indonesia adalah Islam yang khas secara sosio-kultural. Oleh karena itu mahasiswa/mahasiswi jangan terlalu ekstrim memahami agama, apalagi kita tidak tahu asal-usul suatu ajaran,” imbuhnya. Untuk meningkatkan kompetensi, mahasiswa Islam/perguruan tinggi Islam harus berbenah. “Kita harus semangat dan disiplin dalam menuntut ilmu, jangan malas kuliah,” katanya. Kuliah umum ini diikuti ribuan mahasiswa dan IAIN Kerinci. Tampak hadir pula Wakil Rektor III IAIN Kerinci. (TIPD)