IAIN Kerinci Kirim 2 Atlet Panjat Dinding Pada Event IPPBMM

IAIN KERINCI, PURWOKERTO - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci mengirim dua orang atlet panjat dinding pada event Invitasi Pekan Pengembangan Bakat dan Minat Mahasiswa (IPPBMM) ke-7 di IAIN Purwokerto.

Mereka adalah, Mitra Noveri untuk kategori ketangkasan (speed) dan Yukasmi Syamsiko untuk kategori lead. Kedua atlit andalan IAIN Kerinci didampingi oleh satu orang official yakni Arifurwandi. M. Pd.

Acara ini dibuka langsung Direktur Jendral Pendidikan Islam, Prof. Komarudin Amin yang mewakili Menteri Agama. Pembukaan dilakukan di depan gedung rektorat IAIN Purwokerto pada Selasa, (24/04). Pembukaan berlangsung meriah karena diikuti oleh 1423 atlet dan 300 lebih official dari 31 PTKIN.

Dalam sambutannya, seperti dilansir PARIST.ID, Prof. Komarudin Amin mengatakan, menghadapi revolusi industri generasi keempat, mahasiswa harus memiliki tiga poin utama berupa karakter, kompetensi dan literasi.

"Yang pertama, mahasiswa harus memiliki karakter untuk bisa bersaing," tuturnya.

Menurut Kamaruddin, ada dua karakter yang harus dimiliki mahasiswa, yaitu karakter moral dan karakter kinerja. Karakter moral memuat sifat-sifat baik untuk menunjang prestasi seperti kejujuran dan tanggung jawab. Sedangkan karakter kinerja memuat sikap (perilaku) seperti, ketekunan dan kreatif.

"Yang kedua, mahasiswa harus punya kompetensi," imbuh profesor asal Makasar itu.

Alumni Universitas Bonn Jerman itu menjelaskan kompetensi merujuk pada keahlian yang terus menerus ditempa untuk meningkatkan kualitas diri.

Mahasiswa generasi keempat hendaknya mulai melatih kompetensinya dengan instrumen dan ukuran yang pas. "Itu disesuaikan dengan kemampuan serta target yang ingin dicapainya," jelasnya.

Yang ketiga, kata Kamaruddin, mahasiswa harus memiliki kemampuan literasi, baik sosial maupun digital. Literasi sosial penting dimiliki untuk membangun jaringan dan literasi digital berguna untuk menambah wawasan secara global.

"Ketiga hal itu harus dimiliki agar kita mampu memenangi persaingan global," katanya. Kamarudin didaulat membuka acara dengan pemukulan gong yang disambut riuh tepuk tangan peserta yang hadir.

Penulis: Arifurwandi, Ivan Sunata                              Editor   : Jafar Ahmad