WR III kemahasiswaan dan Kerjasama IAIN Kerinci Hadiri Koordinasi Nasional KIP-K di UIN Mataram

WR III kemahasiswaan dan Kerjasama IAIN Kerinci Hadiri Koordinasi Nasional KIP-K di UIN Mataram

Mataram, IAIN Kerinci – Kementerian Agama RI melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA) akan menyalurkan bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tahun anggaran 2025 kepada 25.964 mahasiswa dari Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) di seluruh Indonesia. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp171,36 miliar.

Penyaluran bantuan ini diperuntukkan bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan pada PTK di bawah koordinasi Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Bimas Kristen, Bimas Katolik, Bimas Hindu, dan Bimas Buddha. Rinciannya, sebanyak 21.490 mahasiswa berada di PTK Islam (16.600 mahasiswa PTKIN dan 4.980 mahasiswa PTKIS). Sementara itu, Ditjen Bimas Kristen mendapat alokasi 2.537 mahasiswa, Bimas Katolik 770 mahasiswa, Bimas Buddha 320 mahasiswa, dan Bimas Hindu 855 mahasiswa.

Kepala PUSPENMA, Ruchman Basori, menegaskan bahwa KIP Kuliah adalah wujud nyata kehadiran negara dalam mendukung mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

“Kehadiran negara sangat penting di tengah keterbatasan ekonomi masyarakat untuk meraih mimpi-mimpi mahasiswa,” ujarnya saat memberikan arahan pada acara Koordinasi KIP Kuliah yang digelar Forum Wakil Rektor/Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama PTKIN se-Indonesia bekerja sama dengan UIN Mataram, Rabu (3/9).

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan tata kelola program, mulai dari perencanaan, rekrutmen, pencairan, pembinaan, hingga monitoring dan evaluasi.

Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. Masnun Thahir, M.Ag, dalam sambutannya menegaskan komitmen kampusnya untuk menjalankan program KIP Kuliah secara transparan dan akuntabel. 

“Salah satunya melalui sistem rekrutmen dan laporan penyelenggaraan yang diperkuat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Forum Wakil Rektor/Wakil Ketua PTKIN se-Indonesia, Dr. Abdur Rozaki, M.Ag, menegaskan kesiapan WR/WK III PTKIN bersama Bimas terkait untuk mengawal penyelenggaraan program ini.

“Pertemuan Koordinasi KIP Kuliah menjadi medium untuk menata, menyelenggarakan, dan melakukan pembinaan kepada peserta program,” tegasnya.


Dalam kegiatan ini turut hadir Warek III IAIN Kerinci, Dr. Halil Khusairi, M.Ag.,bersama sekitar 50 Wakil Rektor/Wakil Ketua PTKIN lainnya dari seluruh Indonesia. Kehadiran Warek III IAIN Kerinci sekaligus menjadi bentuk komitmen IAIN Kerinci untuk mendukung dan mengawal tata kelola program KIP Kuliah di kampus.

“KIP Kuliah tidak hanya meringankan beban biaya pendidikan mahasiswa, tetapi juga menjadi jalan bagi mereka untuk mengembangkan potensi akademik dan non-akademik. IAIN Kerinci siap memastikan program ini tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran,” ujar Dr. Halil.

Lebih lanjut, Warek III IAIN Kerinci menekankan bahwa koordinasi antara Wakil Rektor/Wakil Ketua III PTKIN se-Indonesia yang baru saja digelar di UIN Mataram menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi, sehingga program KIP Kuliah dapat dijalankan lebih baik pada tahun 2025.

Dengan adanya program ini, IAIN Kerinci berharap semakin banyak mahasiswa yang mampu menorehkan prestasi, baik di tingkat lokal, nasional maupun internasional, meskipun mereka berasal dari keluarga yang secara ekonomi kurang mampu.

Koordinasi Nasional KIP Kuliah WR/WK III PTKIN bersama Ditjen Bimas terkait ini dilaksanakan pada 3–5 September 2025 di Mataram. Turut hadir Ketua Tim Beasiswa Pendidikan dan Afirmasi PUSPENMA, Dr. Amiruddin Kuba, S.Ag., MA., CWC., para Wakil Rektor UIN Mataram, Wakil Dekan III, serta perwakilan Bimas Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha.