Direktur Pendidikan Tinggi Islam Kemenag RI: Kerja Sama Internasional Diperkuat, Lanjutkan Program dengan Jerman

Direktur Pendidikan Tinggi Islam Kemenag RI: Kerja Sama Internasional Diperkuat, Lanjutkan Program dengan Jerman

JAKARTA, IAIN Kerinci– Direktur Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama RI, Prof. Phil. Sahiron, Ph.D., menegaskan komitmen Kementerian Agama dalam memperluas kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas akademik dan riset di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

Dalam sambutannya, Prof. Sahiron menyampaikan bahwa salah satu agenda penting yang akan segera dilanjutkan adalah kerja sama dengan lembaga internasional dari Jerman terkait program Corpus Coranicum. Program ini merupakan proyek ilmiah yang mengkaji Al-Qur’an dari sisi sejarah, bahasa, dan literatur, serta menempatkannya dalam konteks tradisi keilmuan yang lebih luas.

“Kerja sama ini sangat strategis karena membuka ruang bagi dosen, peneliti, dan mahasiswa kita untuk terlibat dalam riset global yang berkualitas. Kementerian Agama akan segera menindaklanjuti agar kolaborasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi pengembangan ilmu Al-Qur’an dan studi Islam di Indonesia,” ujar Prof. Sahiron.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penguatan jejaring internasional menjadi prioritas Ditjen Pendidikan Islam dalam lima tahun mendatang. Menurutnya, keterlibatan PTKIN dalam proyek-proyek akademik berskala internasional bukan hanya memperluas wawasan akademisi Indonesia, tetapi juga menunjukkan kontribusi nyata Indonesia dalam wacana keilmuan dunia.

“Kita ingin agar PTKIN tidak hanya menjadi konsumen ilmu pengetahuan, tetapi juga produsen yang diakui dalam forum ilmiah global,” tambahnya.

Dengan langkah ini, Kementerian Agama berharap Indonesia semakin diperhitungkan dalam studi Islam internasional, sekaligus memperkokoh posisi PTKIN sebagai pusat pengembangan ilmu keislaman yang terbuka, inklusif, dan berdaya saing global.