SUNGAI PENUH - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026, Sabtu (7/2), bertempat di Gedung SBSN Lantai 3 Rektorat IAIN Kerinci. Kegiatan ini mengusung tema “Membangkitkan Kesadaran Institusional, Konsolidasi Program dan Anggaran Berbasis Kinerja Menuju IAIN Kerinci Auto Cepat.”
Rektor IAIN Kerinci, Dr. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si., dalam sambutan pembukaan Rapat Kerja 2026 menyampaikan bahwa institusi masih dihadapkan pada sejumlah persoalan mendasar, seperti belum terbangunnya keselarasan penuh antara perencanaan program dan penganggaran, serta perlunya peningkatan kinerja unit kerja agar lebih efektif dan berdampak. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut dan harus disikapi dengan perubahan pola kerja yang lebih terarah dan terukur.
“Selama ini kita masih menemukan program yang berjalan tanpa ukuran kinerja yang jelas. Ini menjadi tantangan bersama yang harus kita benahi secara serius,” ujar Rektor.
Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa konsolidasi program dan anggaran berbasis kinerja merupakan solusi strategis untuk menjawab persoalan tersebut. Menurutnya, tema IAIN Kerinci Auto Cepat menjadi simbol komitmen institusi untuk bergerak cepat dalam melakukan pembenahan, memperkuat koordinasi lintas unit, serta mendorong inovasi dalam pelaksanaan program prioritas.
“Kita harus bergerak cepat, tepat, dan terukur. Setiap rupiah anggaran harus dipastikan memberi kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas tridarma dan layanan institusi,” tegas Rektor.
Rapat kerja ini dihadiri oleh pimpinan institut, ketua dan anggota senat, para dekan, kepala lembaga, kepala unit, serta seluruh pemangku kepentingan strategis di lingkungan IAIN Kerinci. Raker menjadi momentum penting dalam menyatukan langkah, memperkuat koordinasi, serta menyelaraskan program dan anggaran agar selaras dengan target kinerja institusi.
Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Kerinci, Dr. Nurzen, M.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya kesadaran institusional sebagai fondasi utama dalam peningkatan mutu perguruan tinggi. Ia menyampaikan bahwa seluruh unit kerja harus memiliki pemahaman yang sama tentang arah kebijakan dan standar mutu, sehingga setiap program yang dirancang benar-benar berorientasi pada kinerja dan dampak nyata.
“Kesadaran institusional bukan hanya soal memahami tugas masing-masing, tetapi juga bagaimana seluruh elemen kampus bergerak dalam satu irama untuk mencapai tujuan bersama,” ujar Dr. Nurzen.
Sementara itu, Ketua Senat IAIN Kerinci, Prof. Dr. As’ari, M.Ag., dalam sambutannya menegaskan peran strategis senat dalam menjaga marwah akademik dan tata kelola institusi. Ia berharap Raker 2026 mampu melahirkan kebijakan dan program yang realistis, terukur, serta responsif terhadap tantangan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri ke depan.
“Sinergi antara pimpinan, senat, dan seluruh sivitas akademika menjadi kunci agar IAIN Kerinci terus melaju secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Melalui Rapat Kerja Tahun 2026 ini, IAIN Kerinci diharapkan mampu menghasilkan rumusan program dan kebijakan yang solid, terintegrasi, serta berorientasi pada pencapaian kinerja unggul demi mewujudkan visi institusi yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Riki - PUSAT MEDIA DAN PROMOSI
©2025 IAIN Kerinci
- Log in to post comments
