Rektor IAIN Kerinci Apresiasi Presiden Prabowo atas Komitmen Penguatan Pendidikan Tinggi

Rektor IAIN Kerinci Apresiasi Presiden Prabowo atas Komitmen Penguatan Pendidikan Tinggi

JAKARTA - Rektor IAIN Kerinci, Dr. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si., mengapresiasi langkah dan komitmen Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam memperkuat peran perguruan tinggi di tengah tantangan global. Apresiasi tersebut disampaikan usai menghadiri acara Taklimat Presiden kepada para guru besar, rektor, dan pimpinan perguruan tinggi yang digelar di Jakarta, Kamis (15/01).

Dr. Jafar hadir bersama Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD), Dr. Jalwis. Acara tersebut dihadiri lebih dari 1.000 undangan yang terdiri atas profesor, rektor, dan pimpinan perguruan tinggi dari seluruh Indonesia.

Dalam taklimatnya, Presiden Prabowo menjelaskan berbagai tantangan dunia saat ini, khususnya dinamika geopolitik global yang berdampak luas, termasuk terhadap Indonesia. Meski demikian, Presiden menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia memiliki modal kekuatan yang cukup besar untuk berdiri lebih mandiri di tengah ketidakpastian global.

“Presiden menyampaikan analisis global yang sangat terbuka dan jujur. Saya mengapresiasi keberanian serta optimisme beliau bahwa Indonesia mampu menghadapi tantangan dunia dengan kekuatan sendiri,” ujar Dr. Jafar.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menegaskan komitmen kuat pemerintah dalam mendukung pendidikan nasional, khususnya pendidikan tinggi. Salah satu poin penting yang disampaikan adalah rencana kenaikan dana penelitian di perguruan tinggi sebesar 50 persen, dari sekitar Rp8 triliun menjadi Rp12 triliun, atau naik sekitar Rp4 triliun.

Pernyataan tersebut disambut aplaus panjang dari para hadirin yang terdiri atas profesor dan rektor perguruan tinggi, sebagai bentuk apresiasi atas perhatian serius pemerintah terhadap pengembangan riset dan inovasi akademik.

Presiden Prabowo juga berjanji akan kembali mengundang para rektor dan pimpinan perguruan tinggi dalam waktu dekat, mengingat keterbatasan waktu pada pertemuan kali ini.

Menurut Dr. Jafar, pertemuan tersebut menjadi sinyal penting bahwa pemerintah menempatkan perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam pembangunan bangsa, terutama dalam menghadapi perubahan dan tantangan global yang semakin kompleks.

Riki - PUSAT MEDIA DAN PROMOSI 
©2025 IAIN Kerinci