Momentum MTQ Jadi Ajang Nostalgia dan Silaturahmi Rektor

Momen Silaturahmi dan Nostalgia Rektor di Kuala Tungkal

KUALA TUNGKAL -  Ada yang menarik di balik kunjungan Rektor IAIN Kerinci Dr. Asa’ari, M.Ag. di perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Provinsi Jambi ke-50 yang diselengarakan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) tahun ini. Kesempatan ini dimanfaatkan beliau untuk bersilaturahim kepada sahabat-sahabat lama pada Sabtu (2/10). Suasana nostalgia tentunya hadir pada setiap momen silaturahmi Rektor saat kunjungannya, ini pula yang menjadi salah satu semangat Rektor untuk tetap hadir walaupun harus menempuh perjalanan darat yang cukup jauh.

Sebagai tamu undangan, niatan Asa’ari untuk menemui sahabat lama telah direncanakan jauh hari untuk mengisi waktu kosong sebelum pembukaan MTQ Provinsi Jambi ke-50 yang dibuka pada Minggu (3/10). Beliau mengungkapkan rasa senangnya jika dapat hadir di Kuala Tungkal disamping untuk memenuhi undangan MTQ juga sekaligus bertemu teman lama walau harus ditebus dengan perjalanan darat yang cukup panjang.

“Rasanya setimpal, perjalanan darat yang cukup jauh dan memakan waktu dari Sungai Penuh ke Tungkal, niatnya disamping menghadiri undangan juga ada beberapa teman dekat ingin sekali ditemui. Moment kali ini juga sekaligus jadi kesempatan bersilaturahmi dengan teman lama.”

Sahabat lama tersebut yakni Drs. H. Abdul Latif, M.Ag., kini sebagai Kepala Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Al-Baqiyatush Shalihat Kuala Tungkal, dulu adalah teman satu asrama UIN Arraniry Banda Aceh dan M. Yunus adalah sahabat karib ketika bersama di Dinas Penerangan Kerinci yang saat ini menjabat sebagai Kepala Satpol PP Tanjab Barat. Sambutan hangat oleh keduanya di kediaman masing-masing diungkapkan Rektor sebagai momen nostalgia dan membahas hal ringan sehingga nuansa persahabatan dan kekeluargaan tercipta ditengah-tengah pertemuan tersebut.

“Sambutannya hangat sekali, ngobrol ringan aja, tidak yang berat-berat, ini momen nostalgia kita waktu di kampus dan dinas dulu, terutama Bapak Yunus, sering jadi tempat curhat saya. Semuanya kini telah menjadi orang-orang hebat, saya bangga sekali sekaligus senang dapat menghadiri undangan yang pada akhirnya dapat sekaligus bertemu dengan kawan-kawan” cerita Asa’ari.

Rektor juga mengungkapkan ini merupakan kali pertamanya berkunjung ke Kabupaten Tanjung Jabung Barat, momen ini juga dimanfaatkan rombongan untuk pesiar di berbagai tempat wisata Kuala Tungkal seperti wahana Sepit Wisata, Kuliner, dan berbagai tempat lainnya. Ia mengungkapkan, Kuala Tungkal merupakan salah satu tempat yang nyaman, terutama dengan penduduk yang ramah, moderat, dan egaliter.

“Ini pertama kali saya berkunjung ke Kuala Tungkal dari sekian banyak Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi, Kuala Tungkal ini adalah kali pertama. Saya pribadi kagum dengan kultur masyarakat yang ramah dengan toleransi beragama, dibuktikan dengan adanya satu wilayah yang memiliki lima rumah ibadah dari agama besar di Indonesia, masyarakatnya hidup berdampingan dan harmonis, hal ini yang saya rasa perlu kita kedepankan sebagai prinsip kebhinekaan” Tutupnya.

Dikutip dari Antara Jambi, juara umum MTQ Provinsi Jambi ke-50 tahun ini diraih oleh Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) sebagai tuan rumah setelah berhasil mengumpulkan predikat terbaik satu sebanyak 13 cabang. Disusul Kota Jambi sebagai runner-up dengan menyabet juara satu di 12 cabang, sementara Kabupaten Muaro Jambi bertahan di posisi III dengan perolehan juara 1 pada lima cabang lomba.