SUNGAI PENUH - Rektor IAIN Kerinci, Dr. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si., menegaskan pentingnya percepatan perubahan budaya kerja di lingkungan kampus sebagai bagian dari respon terhadap kebijakan strategis Kementerian Agama Republik Indonesia. Ia juga menyoroti urgensi penerapan gerakan hemat energi sebagai wujud kepedulian institusi terhadap efisiensi dan kelestarian lingkungan.
Dalam arahannya, Rektor menyampaikan bahwa perubahan budaya kerja harus dimulai dari kesadaran individu dan diwujudkan melalui kinerja yang nyata. Ia mendorong seluruh sivitas akademika untuk membangun etos kerja yang berintegritas, adaptif terhadap perkembangan, serta mampu memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.
“Perubahan tidak akan terjadi jika kita masih bertahan pada kebiasaan lama. Diperlukan keberanian untuk berinovasi dan komitmen bersama agar kualitas layanan dan kinerja institusi terus meningkat,” ungkapnya.
Selain fokus pada penguatan budaya kerja, Rektor juga mengajak seluruh unit di lingkungan kampus untuk lebih bijak dalam penggunaan energi. Upaya sederhana seperti mematikan perangkat listrik yang tidak digunakan, mengoptimalkan pemanfaatan sarana, hingga penggunaan teknologi yang ramah lingkungan menjadi langkah konkret yang perlu dibiasakan.
Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan komitmen IAIN Kerinci dalam membangun lingkungan kampus yang berwawasan hijau dan berkelanjutan. Kampus tidak hanya dituntut unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan ekologis.
Lebih lanjut, Rektor menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh keterlibatan aktif seluruh elemen kampus. Sinergi antarunit, konsistensi dalam pelaksanaan, serta keteladanan pimpinan menjadi kunci utama dalam mendorong perubahan yang berkelanjutan.
Sebagai bagian dari institusi di bawah Kementerian Agama Republik Indonesia, IAIN Kerinci berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam menyukseskan program nasional melalui inovasi, kolaborasi, dan penguatan nilai-nilai organisasi.
- Log in to post comments
