SUNGAIPENUH - Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Kerinci menggelar Yudisium di Aula Hotel Grand Kerinci, Sabtu (13/11). Sebanyak 362 mahasiswa dari 7 jurusan mengikuti yudisium tersebut.
Rektor IAIN Kerinci, Dr. Asa'ari, M.Ag. yang seyogyanya hadir pada acara tersebut berhalangan datang dan tidak bisa secara langsung memberikan sambutan lantaran masih dalam kegiatan dinas di Palembang. Namun melalui saluran jarak jauh, beliau mengucapkan selamat dan berpesan kepada para mahasiswa tetap meneruskan jalan perjuangan akademik dimanapun berada.
"Selamat mengikuti yudisium bagi seluruh calon wisudawan FTIK, semoga senantiasa berusaha meningkatkan prestasi utk menyongsong masa depan yg cerah. Jangan pernah berhenti belajar hingga akhir hayat dan usia menutup mata sebagaimana diajarkan dalam Islam. Pesan saya kepada mahasiswa, ini bukanlah akhir dari perjalanan untuk mencari ilmu pengetahuan, masih banyak lagi masa-masa setelah ini yang menuntut kita untuk banyak belajar,” ujarnya.
Ditambahnya, menghadapi era industri 4.0 dan 5.0, akhlak dan moral menjadi faktor kunci yg sangat urgen untuk membendung paparan modernisasi dan globalisasi ke depan. Untuk itu menurutnya mahasiswa harus dibekali pengetahuan karakter yang mumpuni yang sesuai dengan semangat kebangsaan dan keagamaan.
"Agar bisa berguna di masyarakat, maka ada tiga faktor yang menjadi bekal yang harus dimiliki oleh tiap mahasiswa, khusunya mahasiswa IAIN Kerinci kita, ketiga faktor itu seperti: pemahaman yang komprehensif atas ilmu pengetahuan, integritas akhlak, dan terakhir adalah moralitas," tambahnya.
Dr. Suhaimi, M.Pd. selaku ketua panitia acara Yudisium FTIK 2021 juga mengungkapkan rasa bangga kepada seluruh mahasiswa lulusan FTIK tahun ini. Saat sambutannya, beliau mengaku salut atas pencapaian mahasiswa yang memiliki Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3.99. Menurutnya, hal ini merupakan hasil dari sebuah kerja yang integratif yang dibutuhkan oleh setiap mahasiswa IAIN Kerinci.
“Saya sekaligus mengungkapkan rasa bangga serta syukur bahwa ada satu mahasiswa kita yang memiliki IPK 3.99, angka yang nyaris sempurna bagi mahasiwa lulusan. Ini merupakan bentuk konkret dari sebuah rangkaian kerja, kerja kerjas, kerja cerdas, kerja ikhlas, kerja tuntas. Harapannya ini dapat menginspirasi mahasiswa yang lain terutama mahasiswa baru” paparnya.
Dalam acara yang juga dilakukan secara daring melalui kanal live Youtube IAIN Kerinci ini, Dekan FTIK, Dr. Hadi Candra, M.Pd., memaparkan bahwa visi dan misi Fakultas sejalan dengan visi insititusi yakni menjadi Kampus Progresif. Sebuah pandangan tentang kemajuan akademik yang maju, mampu menyesuaikan diri dengan kemajuan zaman dan mempersiapkan sistem akademik yang mumpuni sebagai fasilitas yang dapat dinikmati oleh stakeholder dalam hal ini adalah mahasiswa.
“Tentunya kita sedang menyiapkan rangkaian sistem yang dapat menunjang sistem pendidikan di IAIN Kerinci, goalnya adalah kita memiliki produk (mahasiswa-red) yang siap pakai, dalam pekerjaannya dan di masyarakat, hal ini sesuai dengan visi kampus yang progresif. Progresivitas ini akan kita wujudkan dengan berbagai langkah di Fakultas demi terwujudnya mahasiswa yang kompeten,” ungkap Dekan saat sambutannya.
(Media Center-TIPD)
- Log in to post comments
