Tambah 5 Prodi Baru, IAIN Kerinci Berikan Fasilitas Terbaik bagi Mahasiswa

Acara Tasyakuran FEBI Peresmian Prodi Baru

SUNGAI PENUH – Sejauh ini total Program Studi (Prodi) baru yang telah diajukan dan disetujui oleh pusat untuk lingkungan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci sebanyak lima Prodi. Prodi ini tersebar di tiga fakultas antara lain, dari Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI) disetujui dua Prodi yakni Prodi Manajemen Keuangan Syari’ah (MKS) dan Prodi Manajemen Bisnis Syari’ah (MBS). Pada Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan bertambah 2 Prodi, yaitu Prodi Tadris Kima dan Prodi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD). Sementara Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) bertambah satu Prodi baru, Sejarah Peradaban Islam (SPI). Lima prodi baru tersebut tentunya diharapkan menambah varian keilmuan dan menjadi daya tarik tersendiri bagi IAIN Kerinci.

Rektor IAIN Kerinci, Dr. Asa’ari, M.Ag., saat menghadiri acara tasyakuran Launching Bank Data, Peresmian Prodi Baru, dan Penyerahan reward juara 1 Olimpiade Nasional Perbankan Syari’ah di Fakultas EBI, Kampus 1, Koto Lolo, Kemarin (17/6) mengungkapkan rasa bangganya terhadap progres kampus yang sedang berjalan, terutama terkait pengembangan fasilitas akademik IAIN Kerinci bagi calon mahasiswa. Dengan hal tersebut, tentunya akan mempermudah pilihan minat calon mahasiswa serta menambah ragam khazanah keilmuan yang dimiliki oleh IAIN Kerinci. Serta secara tidak langsung, bersamaan dengan varian keilmuan yang semakin kaya ini, IAIN Kerinci menjadi kampus yang diminati lebih luas dalam skala nasional dan global.

Alhamdulillah, hari ini menjadi momen spesial di FEBI dan juga untuk IAIN Kerinci. Genap lima Prodi baru telah dapat dibuka dan diselenggarakan. Jelas ini menurut saya dapat menjadi potensi yang mengembirakan bagi eksistensi kampus IAIN Kerinci. Dengan bertambahnya lima Prodi, calon mahasiswa akan ditawarkan dengan lebih banyak varian keilmuan, juga dengan semua potensi yang kita miliki, seyogyanya IAIN Kerinci menjadi salah satu kampus Islam yang diperhitungkan secara nasional bahkan internasional,” tuturnya.

Upaya progresif kampus dalam membangun iklim akademis dan memberikan fasilitas belajar secara optimal bagi mahasiswa menuai respon positif dari banyak kalangan masyarakat dan alumni. Sebagaimana yang dikutip dari laman komentar facebook, beberapa dari mereka mengutarakan rasa bangganya menjadi alumni IAIN Kerinci yang saat ini berkembang pesat dari banyak aspek terutama pada fasilitas akademik. Mereka juga berharap kedepan IAIN Kerinci dapat menambah Prodi yang lebih populer seperti Prodi PGMI, Bahasa Indonesia, Fisika, Olah Raga, Kesehatan, dan lain-lain. Terkait hal ini, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Ahmad Jamin, M.Ag., menjelaskan bahwa institusi akan selalu berusaha memberikan ruang akademis yang terbaik bagi mahasiswa, baik itu sumber daya belajar dan pengajar. Ia mengakui bahwa saat ini ada beberapa usulan terkait Prodi baru yang masih dalam proses evaluasi.

“Kita masih menunggu beberapa Prodi yang diajukan untuk disetujui penyelenggaraannya. Memang ada beberapa yang sepertinya belum (memenuhi syarat, red.), namun akan terus kita upayakan. Kita akan terus kejar kebutuhan dan kemajuan pendidikan tinggi saat ini, apa lagi dengan tipikal kurikulum pendidikan tinggi di Era Industri 4.0 yang cenderung membutuhkan keilmuan umum,” respon beliau.

IAIN Kerinci secara keseluruhan saat ini telah banyak melakukan pemeliharaan dan optimalisasi fasilitas kampus yang bertujuan supaya terciptanya iklim belajar mahasiswa IAIN Kerinci yang paripurna. Mulai dari gedung kuliah terpadu berbasiskan teknologi informasi (IT) yang semester depan beroperasi, penyediaan layanan akademik terdigitalisasi dan terintegrasi, hingga penambahan Prodi baru yang menambah serta memperkaya khazanah keilmuan di lingkungan IAIN Kerinci. Saat ini, jumlah Prodi yang terselenggara tersebar di empat fakultas telah mencapai sebanyak 19 Prodi dari target minimal 30 Prodi yang direncanakan di awal. IAIN Kerinci akan terus mengejar transformasi menjadi pendidikan tinggi di level universitas. Beberapa rencana strategis tahun-tahun kedepan akan terus digenjot demi mewujudkan cita-cita kampus menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) berbasis digital terbaik.

(Media Center-TIPD)