Sungai Penuh – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci melalui Lembaga Penjamin Mutu (LPM) menggelar Rapat Tinjauan Mutu (RTM) tahun 2025 selama dua hari, 19-20 Maret, di ruang rapat rektor lantai 2 gedung SBSN. Pertemuan ini dikhususkan untuk pembahasan hasil Audit Mutu Internal (AMI) sebagai dasar penyusunan strategi peningkatan kualitas akademik di tingkat program studi (prodi), fakultas, dan pascasarjana, rabu (19/03).
RTM yang dihadiri oleh pimpinan fakultas, ketua prodi, perwakilan pascasarjana, serta tim penjaminan mutu ini bertujuan mengevaluasi capaian AMI tahun sebelumnya sekaligus merancang langkah konkret untuk memperkuat mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Wakil Rektor I IAIN Kerinci, Dr. Faizin, M.Ag., menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh unit dalam merespons temuan AMI.
“Hasil AMI bukan sekadar laporan administratif, melainkan cermin kinerja kita bersama. Dari sini, kita identifikasi kelemahan dan peluang untuk menyusun program yang lebih terukur, terutama dalam peningkatan kapasitas dosen, inovasi kurikulum, dan layanan mahasiswa,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Kerinci, Dr. M. Nurzen, S. M.Pd., menjelaskan bahwa rapat ini akan memetakan rekomendasi AMI ke dalam rencana kerja jangka pendek dan menengah.
“Kami telah menyiapkan skema prioritas, seperti ada 14 target prodi Unggul dalam beberapa tahun ini, penguatan sistem pembelajaran, dan peningkatan publikasi ilmiah dosen dan mahasiswa. Semua akan dibahas secara detail di sesi paralel nanti,” paparnya.
- Log in to post comments
