Gelar Visiting Lecture, Tadris Biologi Perkuat Pembelajaran Berbasis Riset

Gelar Visiting Lecture, Tadris Biologi Perkuat Pembelajaran Berbasis Riset

SUNGAI PENUH, IAIN Kerinci — Program Studi (Prodi) Tadris Biologi, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis riset melalui penyelenggaraan visiting lecture yang dilaksanakan secara virtual, Senin (20/4). Kegiatan ini menjadi bagian dari inovasi pembelajaran yang terintegrasi dalam dua mata kuliah strategis, yakni Metodologi Penelitian Biologi dan Pengembangan Instrumen Penelitian Biologi.

Kuliah tamu bertema “Strategi Pemilihan Metode Penelitian Pendidikan Biologi” ini menghadirkan akademisi sekaligus pakar pendidikan biologi dari Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. Muhammad Saefi. Kegiatan juga dipandu langsung oleh dosen pengampu mata kuliah, Dr. M. Eval Setiawan, yang juga bertindak sebagai moderator sekaligus inisiator. Acara secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri Kerinci, Dr. Eva Ardinal, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi akademik lintas perguruan tinggi guna memperkuat budaya riset di lingkungan kampus.

“Kegiatan seperti ini tidak hanya memperluas wawasan mahasiswa, tetapi juga membangun ekosistem akademik yang produktif. Diskusi lintas institusi menjadi sarana penting dalam menumbuhkan tradisi ilmiah yang kritis dan kolaboratif,” ujar Dr. Eva Ardinal.

Diskusi berlangsung interaktif dan konstruktif yang terlihat dari partisipasi aktif dari mahasiswa dan dosen Program Studi Tadris Biologi dalam kegiatan yang digelar di Gedung SBSN, Ruang Mini Teater Lantai 4 Perpustakaan Digital Institut Agama Islam Negeri Kerinci tersebut. Dalam pemaparannya, Saefi menegaskan bahwa pemilihan metode penelitian tidak semata bersifat teknis, tetapi menuntut ketajaman analisis terhadap permasalahan yang diangkat, serta pentingnya integrasi antara teori dan praktik agar hasil penelitian tidak hanya akademik, melainkan juga aplikatif.

“Mahasiswa perlu berpikir strategis dalam memilih metode yang relevan serta menyusun instrumen yang valid dan kontekstual. Pemilihan metode penelitian pun menuntut ketajaman analisis serta integrasi teori dan praktik agar hasilnya aplikatif” paparnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sistematis dalam meningkatkan kesiapan mahasiswa menyusun tugas akhir berbasis riset yang berkualitas serta menekankan bahwa penguasaan metodologi tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga harus diimplementasikan secara tepat dalam proposal dan skripsi, sehingga menghasilkan penelitian yang lebih terarah, tajam, dan relevan serta berdaya guna dalam konteks akademik.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Tadris Biologi Institut Agama Islam Negeri Kerinci menegaskan langkah progresif dalam mengembangkan model pembelajaran inovatif yang berorientasi pada penguatan kapasitas riset mahasiswa. Inisiatif ini sekaligus memperluas jejaring akademik antarperguruan tinggi dan memperkuat peran institusi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang unggul, adaptif, dan berkelanjutan.

Riki - PUSAT MEDIA DAN PROMOSI 
©️2026 IAIN Kerinci