3 Dosen IAIN Kerinci menjadi Nomine Terpilih Bantuan Diktis 2020

Sungai Penuh - 3 orang dosen IAIN Kerinci menjadi penerima bantuan penelitian, pengabdian pada masyarakat dan publikasi ilmiah Tahun Anggaran 2020 berdasarkan SK Dirjen Pendidikan Islam Nomor B-3171/DJ.I/Dt.I.III/PP.04/09/2019.

Atas nama Indah Kencanawati Dosen Prodi Tadris Biologi Kluster penelitian afirmasi Program Pascasarjana dengan judul "Modifikasi Model Inkuiri dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Self Efficacy Mahasiswa Biologi", Eko Sujadi Dosen Prodi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Kluster Short Course Overseas Community Development dengan judul "Improving The Welfare of Sea Tribe Community Through Garbage School dan Enviromentally Friendly Beach Reclamation (an Assistance to Sea Tribe Community Affected by Reclamation Activities in Special Economic Area of Galang Batang, Riau Archipelago", dan Aan Putra Dosen Prodi Tadris Matematika Kluster Peningkatan Kualitas Jurnal Penelitian dan Pengabdian dengan Judul "Edumatika: Jurnal Riset Pendidikan Matematika".

Pengusul secara keseluruhan untuk Program Penelitian, Pengabdian pada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah lebih kurang sebanyak 2900an, kemudian terpilih setelah dilakukan Desk Evaluation, plagiat dan review oleh Reviewer melalui sistem Daring hanya terpilih 569 proposal. Beberapa kluster diperlukan presentasi yang dilaksanakan di Hotel Grand Horison Serpong Tangerang Selatan pada Tanggal 16 s.d 19 September 2019. Selain 3 Dosen tersebut, beberapa Dosen juga mengusulkan proposal melalui mekanisme pusat namun belum berhasil lolos seleksi dikarenakan beberapa faktor, namun jumlah tahun ini lebih meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Melalui wawancara, Rektor IAIN Kerinci mengucapkan apresiasi yang sangat besar kepada 3 Dosen ini, "Alhamdulillah untuk tahun depan 3 orang Dosen kita mendapatkan bantuan dari Pusat, semoga diikuti oleh dosen-dosen lain". Beliau juga menambahkan "Setidaknya keberhasilan dosen ini dapat mendongkrak nilai akreditasi, khususnya standar penelitian, karena bantuan hibahnya berasal dari luar institusi". Di tempat yang terpisah, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat IAIN Kerinci mengatakan "Tahun ini beberapa Dosen mulai berani mengajukan proposal melalui mekanisme pusat, semoga di tahun-tahun berikutnya diikuti oleh dosen lain. Tidak hanya bersumber dari Diktis, namun kalau bisa dari Lembaga Luar Negeri". Jaya IAIN Kerinci, semoga dapat menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam yang terpandang di tanah air.